"Hujan adalah kata-kata yang ditaburkan jibril untuk para penyair". katamu waktu itu
Lantas kau menatap kaca jendela itu kembali
"Jendela, jendela adalah mata yang bisa melihat pada dua sisi, Nak".
dan kau memintaku untuk membuatkan secangkir kopi pahit kesukaanmu.
kopimu tiba dan kau berujar "Lihatlah, tak ada kekasih yang memberikan kepahitan paling manis selain kopi".
Lalu ibu datang menghampirimu, ia meminta untuk kau segera tidur di
sampingnya, dan membiarkan aku sendiri di beranda rumah.
Kau pernah bilang bahwa isterimu ialah orang yang paling takut akan
kesendirian, dan ibuku pernah bilang bahwa dia mempunyai suami yang paling setia
menemaninya. Sempurna.
Sedang aku, adalah hal yang lahir dari sepasang tubuh kesunyian.
0 Pemikiran tentang entri ini:
Posting Komentar