Senin, 08 Oktober 2012

Jendela kaca.

Aku ingin duduk dijendela,
menyaksikan kita berdua tengah diguyur hujan
tanpa payung, tanpa sepatu.

Aku ingin melihat keluar jendela,
menyaksikan kita duduk dimeja yang sama
tanpa hujan, tanpa terik.

Ah, aku lebih ingin menjelma jendela kaca kamarmu,
agar engkau menyaksikan hujan,
agar engkau menikmati embun,
agar engkau mencermati senja, ditubuhku.

0 Pemikiran tentang entri ini:

Posting Komentar